
KHABARNEWS – Morowali – Sebanyak 10 personel Brimob dari Satuan Brimob Kabupaten Morowali dikerahkan untuk melakukan pengamanan di empat gereja di Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, pada Jumat (3/3/2026). Kegiatan pengamanan ini dipimpin langsung oleh Ipda Muhammad Ghazali Nento, S.H.
Pengamanan difokuskan pada lokasi-lokasi ibadah yang tersebar di sejumlah desa, yaitu:
- Gereja Toraja Jemaat Efrata Bungku di Desa Bahomoni
- Gereja GPDI Cornerstone Bungku di Desa Ipi
- Gereja Oikumene Bungku di Desa Marsaoleh
- Gereja Bethany House of Restoration Bungku di Desa Bente
Antisipasi Gangguan Kamtibmas Selama Ibadah
Ipda Muhammad Ghazali Nento, S.H. menjelaskan bahwa pengamanan ini merupakan bentuk kesiapsiagaan aparat kepolisian, khususnya Brimob, dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama kegiatan peribadatan berlangsung.
“Kami ingin memastikan jemaat dapat beribadah dengan tenang, aman, dan nyaman. Kehadiran personel Brimob di lokasi-lokasi gereja bersifat preventif sekaligus responsif terhadap potensi gangguan keamanan,” ujar Ipda Ghazali saat ditemui di sela-sela patroli.

Pola Pengamanan Bergerak dan Statis
Personel Brimob melakukan kombinasi pola pengamanan statis di pintu masuk gereja serta patroli bergerak di sekitar area ibadah. Selain itu, petugas juga berkoordinasi dengan pengurus gereja dan tokoh masyarakat setempat untuk memetakan potensi kerawanan.
“Kami tidak hanya berjaga, tetapi juga menjalin komunikasi aktif dengan jemaat dan pengurus gereja. Ini penting agar tercipta rasa aman bersama,” tambahnya.
Respon Positif dari Jemaat dan Pengurus Gereja
Para pengurus gereja menyambut baik langkah pengamanan yang dilakukan Brimob Morowali. Salah satu pengurus Gereja Oikumene Bungku mengapresiasi kehadiran petugas yang sigap dan humanis.

“Kami merasa lebih tenang. Terima kasih kepada Pak Ipda dan seluruh tim Brimob yang telah meluangkan waktu untuk mengamankan ibadah kami,” ucapnya.
Komitmen Polri Jaga Toleransi dan Kerukunan Beragama
Kegiatan pengamanan di empat gereja tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri, khususnya Satuan Brimob Morowali, dalam mendukung kebebasan beribadah serta menjaga kerukunan antarumat beragama di wilayah Kabupaten Morowali.
Dengan pengamanan yang profesional, diharapkan seluruh kegiatan keagamaan di Bungku Tengah dan sekitarnya dapat berlangsung kondusif hingga selesai.










