KHABARNEWS – PALU – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara memastikan penyaluran Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2026 untuk periode Januari–Maret segera direalisasikan. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, guna mengatasi dampak keterlambatan pencairan yang sempat menghambat pembayaran penghasilan tetap (siltap) dan tunjangan bagi ratusan kepala desa serta perangkat desa di wilayah tersebut.
Penyebab Keterlambatan ADD
Menurut Bupati Delis, keterlambatan penyaluran ADD disebabkan belum masuknya transfer dana dari pemerintah pusat sesuai jadwal yang telah direncanakan.
“Transfer pusat yang kita harapkan masuk pada 9 Maret belum terealisasi. Kita berharap tanggal 31 Maret sudah masuk,” ujarnya saat memberikan keterangan, Senin (30/3/2026).
Langkah Prioritas Pemkab Morut
Delis menegaskan, begitu dana dari pemerintah pusat diterima, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara akan langsung memprioritaskan pembayaran siltap dan tunjangan perangkat desa.
“Kita akan prioritaskan ADD agar pemerintahan desa bisa berjalan normal,” tegasnya.
Langkah ini diambil agar roda pemerintahan di tingkat desa dapat kembali beroperasi tanpa hambatan, sehingga pelayanan publik kepada masyarakat tidak terganggu lebih lanjut.
Kondisi Keuangan Daerah Masih Tertekan
Di sisi lain, Bupati Delis juga mengungkapkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini masih mengalami tekanan cukup berat. Posisi kas daerah tercatat hanya sekitar Rp53 miliar, sementara total kewajiban pemerintah daerah mencapai Rp110 miliar. Kondisi tersebut mengakibatkan defisit anggaran lebih dari Rp50 miliar.
Ajakan Optimisme dan Kebersamaan
Meski dihadapkan pada tantangan keuangan yang berat, Bupati Delis Julkarson Hehi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap optimis dan bahu-membahu.
“Kita percaya bahwa dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan komitmen bersama, Morowali Utara mampu bangkit lebih kuat. Mari kita wujudkan desa-desa yang maju, mandiri, dan sejahtera, demi masa depan anak cucu kita yang lebih cerah,” pungkasnya dengan penuh harapan.
Pemerintah Kabupaten Morowali Utara terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah pusat agar transfer dana dapat segera terealisasi, demi mendukung kelancaran pembangunan dan pelayanan prima di tingkat desa.










