Miris! Poros Jalan Ulunambo-Padalaa Menui Kepulauan Disulap Jadi Tempat Pembuangan Sampah Liar

banner 468x60

KHABARNEWS – Menui Kepulauan – Kebersihan lingkungan di Kecamatan Menui Kepulauan, Kabupaten Morowali, menjadi sorotan tajam. Pasalnya, ruas Poros Jalan Ulunambo–Padalaa kini berubah fungsi menjadi lokasi penumpukan sampah liar yang sangat mengganggu kenyamanan dan estetika jalan.

Fenomena pembuangan sampah sembarangan ini dinilai kian memprihatinkan. Tumpukan sampah rumah tangga yang didominasi oleh plastik, sisa makanan, dan limbah non-organik lainnya tampak menggunung di beberapa titik bahu jalan.

Baca Juga: [Pemerintah Morowali Canangkan Program Jumat Bersih di Pesisir] (Internal Link Simulation)

Minim Fasilitas dan Rendahnya Kesadaran Warga

Menanggapi kondisi ini, Moh. Rizky Aditya, mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Menui Kepulauan (IPPMMK PALU) , menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai masalah ini merupakan akumulasi dari minimnya sarana prasarana dan perilaku masyarakat.

“Hasil observasi kami di lapangan, ada beberapa titik yang memang sudah menjadi langganan pembuangan sampah. Ini terjadi karena tidak tersedianya Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang representatif di titik-titik strategis. Selain itu, kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan juga masih perlu ditingkatkan,” ujar Rizky Aditya.

Ia menambahkan, selain menimbulkan bau tidak sedap yang menyengat, tumpukan sampah yang meluber hingga ke badan jalan juga berpotensi membahayakan keselamatan para pengguna jalan, terutama pengendara roda dua.

Desakan Segera Bangun TPS dan Perketat Aturan

IPPMMK PALU mendesak Pemerintah Wilayah Kecamatan Menui Kepulauan untuk segera mengambil langkah konkret. Ketersediaan Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di sepanjang jalur poros ini dinilai menjadi solusi jangka pendek yang paling mendesak.

“Pemerintah kecamatan perlu segera menyediakan fasilitas TPS di titik-titik strategis. Tentunya ini harus dibarengi dengan pengetatan aturan atau peraturan daerah terkait kebersihan lingkungan agar ada efek jera bagi oknum pembuang sampah liar,” tegasnya.

Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Jadi Kunci

Permasalahan sampah di Poros Jalan Ulunambo–Padalaa ini diharapkan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata. Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan untuk mengembalikan kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Masyarakat diimbau untuk mulai membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, dan menghidupkan kembali budaya gotong royong membersihkan lingkungan sekitar.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat, diharapkan Poros Jalan Ulunambo–Padalaa dapat segera terbebas dari ceceran sampah demi terciptanya lingkungan Menui Kepulauan yang lebih bersih, sehat, dan asri.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *