Dipaksa Isi BBM Bio Solar Minimal Rp600 Ribu, Kasat Binmas Datangi SPBU Bahomohoni

banner 468x60

KHABARNEWS – Bungku Tengah, – Polemik terkait rekomendasi pengisian bahan bakar minyak (BBM) senilai Rp600.000 per mobil di SPBU Bahomohoni, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Kasat Binmas Polres Morowali, AKP Syaiful, melakukan konsultasi langsung ke lokasi untuk mencari solusi terbaik atas keresahan masyarakat.

Kedatangan AKP Syaiful pada Jumat (15/5/2026) ini disambut baik oleh pihak pengawas SPBU yang diwakili oleh Alvons, selaku pegawai Pertamina. Pertemuan tersebut membahas secara spesifik perihal aturan yang mewajibkan setiap mobil melakukan pengisian BBM minimal Rp600.000, yang dinilai memberatkan sejumlah kalangan pengendara.

“Kami hadir di sini untuk menjembatani komunikasi antara pengelola SPBU dan masyarakat. Kami ingin mendengar langsung dasar pemberlakuan rekomendasi nominal pengisian tersebut agar tidak menimbulkan kesalahpahaman di lapangan,” ujar AKP Syaiful saat dikonfirmasi.

Dalam konsultasi tersebut, perwakilan Pertamina, Alvons, menjelaskan kronologi dan latar belakang teknis di balik kebijakan tersebut. Pihaknya mengapresiasi langkah proaktif Polres Morowali yang berupaya memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui dialog persuasif.

Kasat Binmas menegaskan, Polri dalam hal ini Polres Morowali, akan terus memonitor situasi dan memastikan pelayanan publik di SPBU berjalan transparan serta tidak merugikan konsumen. “Kami berharap ada titik temu yang adil, sehingga distribusi BBM bisa lancar tanpa menimbulkan gejolak sosial,” imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses mediasi antara manajemen SPBU Bahomohoni dan pihak terkait masih terus dilakukan untuk mengevaluasi aturan pengisian BBM tersebut agar lebih adaptif terhadap kebutuhan masyarakat Morowali.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *