
KHABARNEWS – PAGIMANA, – Kepala Desa Taloyon, Kecamatan Pagimana, Kabupaten Banggai, Abd. Rahman, M.Pd, akhirnya angkat bicara memberikan klarifikasi terkait aksi penyegelan yang dilakukan oleh sekelompok warga di kantor desa setempat. Klarifikasi ini disampaikan menyusul aksi damai yang berlangsung beberapa waktu lalu dan menjadi perhatian publik di wilayah Banggai.
Abd. Rahman, M.Pd menjelaskan bahwa aksi damai yang dilakukan warga merupakan bagian dari upaya menyampaikan aspirasi dalam mencari solusi atas permasalahan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa pemerintah desa tidak menutup diri terhadap kritik dan saran dari masyarakat.
“Terkait klarifikasi saya, untuk aksi damai kemarin adalah sebuah bentuk mengemukakan pendapat untuk mencari sebuah solusi,” ujar Abd. Rahman kepada awak media melalui sambungan WhatsApp, Sabtu (22/8/2026).
Menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan oleh massa aksi, pihak Pemerintah Desa Taloyon akan segera melakukan koordinasi dengan pimpinan wilayah setempat. Rencananya, koordinasi akan dilakukan bersama Camat Pagimana untuk membahas langkah-langkah lanjutan serta mencari jalan tengah terbaik bagi semua pihak.
Sebagai informasi, Kepala Desa Taloyon, Abd. Rahman, M.Pd, diketahui merupakan salah satu kepala desa berprestasi di Kecamatan Pagimana dan tercatat sebagai kepala desa terbaik keempat berdasarkan penilaian kinerja administratif serta inovasi dalam pembangunan desa. Sebelumnya, pada tahun 2023, kantor Desa Taloyon juga pernah mengalami aksi pemalangan oleh oknum warga terkait klaim kepemilikan tanah, yang kemudian berhasil dimediasi oleh pihak kepolisian.
Hingga berita ini diturunkan, proses koordinasi antara Pemerintah Desa Taloyon dan Kecamatan Pagimana masih terus berjalan. Masyarakat diharapkan dapat menjaga ketenangan dan menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah ini kepada jalur musyawarah yang telah disepakati bersama.










