Program Berani Cerdas Sulteng: Investasi Rp84 M untuk 23.569 Mahasiswa, Diapresiasi Warganet

banner 468x60

KHABARNEWS – Palu – Program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), Berani Cerdas, terus menjadi sorotan publik. Tidak hanya karena dampaknya yang luas di bidang pendidikan, tetapi juga karena respons positif yang mengalir deras dari warganet di media sosial.

Hingga akhir tahun 2025, Program Beasiswa Berani Cerdas telah berhasil menjangkau 23.569 mahasiswa dari jenjang S1 hingga S3. Total anggaran yang dialokasikan dari APBD provinsi untuk membiayai Uang Kuliah Tunggal (UKT) para penerima manfaat ini mencapai lebih dari Rp84 miliar.

Memasuki tahun 2026, program ini mengalami perluasan signifikan. Gubernur Sulteng, Anwar Hafid, resmi memperluas cakupan Beasiswa Berani Cerdas ke jenjang Magister (S2), Doktoral (S3), dan pendidikan dokter spesialis. Perluasan ini diarahkan pada bidang-bidang strategis yang menjadi kebutuhan daerah, seperti kedokteran spesialis, pertambangan, dan teknik sipil.

Meski diperluas, kuota untuk jenjang lanjutan ini sangat terbatas dan selektif. Kuota yang diusulkan sekitar 100 penerima untuk S2 dan 20 orang untuk S3. Sebagai konsekuensi dari investasi besar ini, penerima beasiswa S2, S3, dan dokter spesialis diwajibkan untuk kembali mengabdi di daerah asal minimal 5 tahun setelah menyelesaikan pendidikan.

Di tengah gencarnya sosialisasi program, antusiasme masyarakat juga terlihat dari kolom komentar di berbagai platform. Banyak warganet yang menilai kebijakan ini sebagai investasi jangka panjang yang nyata.

· Apresiasi untuk Generasi Emas: Banyak yang menyebut langkah ini sebagai “menanam bibit generasi emas” dan berharap para penerima beasiswa dimudahkan dalam menuntut ilmu.
· Investasi Masa Depan: Warganet menilai anggaran pendidikan seperti ini adalah investasi besar untuk masa depan daerah, bukan sekadar bantuan biaya kuliah, melainkan upaya membangun Sumber Daya Manusia (SDM) daerah dari sekarang.
· Harapan untuk Kembali Berdampak: Publik berharap agar mahasiswa penerima beasiswa nantinya benar-benar kembali dan membawa manfaat nyata bagi pembangunan Sulawesi Tengah.

Gubernur Anwar Hafid menegaskan bahwa Program Berani Cerdas bukan sekadar janji kampanye, melainkan kebijakan strategis untuk memajukan provinsi melalui sektor SDM. “Masa depan daerah ini bukan ditentukan oleh SDA, tetapi setinggi apa SDM yang dimiliki daerah ini,” tegasnya. Komitmen ini juga dibuktikan dengan alokasi anggaran pendidikan yang besar, dengan total Rp351 miliar untuk program Berani Cerdas di tahun 2026.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *