KhabarNews.Id _ Pasca peresmian Jembatan Ulunambo pada 2 Januari 2026 lalu, Ketua Umum Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Menui Kepulauan (IPPMMK) Palu, Najar, mendesak pemerintah daerah untuk segera merealisasikan komitmennya dalam menyelesaikan persoalan mendasar di wilayah kepulauan, khususnya jaringan telekomunikasi dan pemerataan listrik di Kecamatan Menui Kepulauan.
Najar menyatakan bahwa dalam momentum peresmian infrastruktur jembatan tersebut, Bupati Morowali Kepulauan secara terbuka telah menyatakan komitmennya untuk menuntaskan permasalahan jaringan di wilayah tersebut. Komitmen ini dinilai perlu segera ditindaklanjuti dengan langkah konkret agar pembangunan dapat dirasakan secara merata.
“Peresmian infrastruktur seperti Jembatan Ulunambo harus diikuti dengan penyelesaian persoalan mendasar lainnya. Jaringan telekomunikasi dan listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat, termasuk di desa-desa pulau di Kecamatan Menui Kepulauan,” tegas Najar, dalam keterangan yang diterima.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak desa-desa pulau di Menui Kepulauan yang belum menikmati akses jaringan telekomunikasi dan listrik secara optimal. Kondisi ini, menurutnya, berdampak langsung pada kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, dan perekonomian masyarakat setempat yang tertinggal.
“Ketiadaan akses yang memadai menghambat aktivitas belajar mengajar, pelayanan kesehatan darurat, dan pengembangan usaha masyarakat. Ini menjadi penghambat utama kemajuan wilayah kepulauan,” jelas Najar.
Sebagai organisasi yang mewakili suara pemuda dan mahasiswa asal Menui Kepulauan, IPPMMK Palu mendorong Pemerintah Daerah Morowali Kepulauan untuk konsisten menjadikan wilayah kepulauan sebagai prioritas pembangunan. Komitmen yang telah disampaikan Bupati diharapkan dapat diwujudkan dalam program terukur dan berkelanjutan.
“Kami mengapresiasi pembangunan infrastruktur seperti jembatan. Namun, kami juga berharap pemerintah daerah konsisten dengan komitmen penyediaan infrastruktur dasar. Masyarakat Menui Kepulauan menunggu realisasi nyata, bukan sekadar pernyataan,” pungkas Najar.
Desakan ini menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur besar harus beriringan dengan pemerataan akses dasar. Keberadaan Jembatan Ulunambo diharapkan tidak hanya terhubung secara fisik, tetapi juga diikuti dengan konektivitas digital dan energi yang merata untuk memacu pertumbuhan menyeluruh di Morowali Kepulauan.***










