Rumah Hanyut Diterjang Banjir, Nenek 72 Tahun di Donggala Harus Mulai dari Nol

banner 468x60

KhabarNews.Id _ BANJIR yang melanda Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, pada Minggu (11/1/2026), menyisakan duka mendalam bagi warga. Salah satu korban, Tini (72 tahun), harus menghadapi kenyataan pahit kehilangan tempat tinggal. Rumah kayunya di Dusun III, Desa Wani I, hanyut tersapu arus banjir, meninggalkan dirinya dan kedua anak lelakinya hanya dengan pakaian yang melekat di badan.

Musibah terjadi setelah hujan deras dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Curah hujan yang ekstrem menyebabkan debit air sungai meningkat tajam dan akhirnya meluap ke permukiman warga. Arus banjir yang kuat menghanyutkan sejumlah rumah, termasuk tempat tinggal sederhana keluarga Tini.

Saat bencana terjadi, Tini justru tidak berada di lokasi. Perempuan sepuh itu sedang berada di Desa Wombo untuk merawat orang tuanya yang sakit. Informasi kehancuran rumahnya ia dapatkan dari anak-anaknya yang selamat dari terjangan air.

“Saya kemarin tidak ada di sini, cuma anakku saja di rumah. Saya di Wombo jaga orang tua sakit,” ujar Tini dengan pilu saat ditemui di lokasi bencana pada Senin (12/1/2026) siang.

Kini, di usianya yang telah senja, Tini bersama keluarganya terpaksa harus memulai hidup dari nol. Segala harta benda dan perlengkapan rumah tangga mereka musnah tersapu banjir. Yang tersisa hanya kenangan dan semangat untuk bangkit kembali.

Peristiwa ini kembali menyoroti kerentanan permukiman di bantaran sungai terhadap bencana hidrometeorologi seperti banjir. Bantuan mendesak, seperti tempat tinggal sementara, pakaian, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya, sangat dibutuhkan oleh Tini dan korban banjir lainnya di Donggala untuk dapat bertahan dan memulihkan kehidupannya.***

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *