Menuju Penilaian KLA Tahun 2026, Kepala LPKA Palu Ikuti Rapat Monitoring Dan Sharing Bersama Pemko Palu

banner 468x60

KHABARNEWS – Palu – Menuju penilaian Kota Layak Anak (KLA), Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu, Welli, yang didampingi oleh Kepala Seksi (Kasi) Pembinaan, Andi Nuryadin, dan staf ikuti rapat monitoring dan sharing bersama Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Palu, Kamis, (23/04/26) pagi.

Rapat tersebut diselenggarakan di ruang rapat kantor Bappeda, Kota Palu dan turut diikuti oleh para unsur Kementerian dan Lembaga (K/L) Se-Kota Palu, termasuk LPKA Kelas II Palu yang menaungi setiap anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) di seluruh Provinsi Sulawesi Tengah serta dinaungi oleh Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Sulawesi Tengah.

Mewakili Walikota Palu, Kepala Dinas DP3A Kota Palu, dr. Royke Abraham mengungkapkan bahwa diadakannya rapat tersebut merupakan bentuk keseriusan Pemerintah Kota Palu dalam mewujudkan daerah yang layak bagi setiap anak. Ia juga menyampaikan untuk mencapai hal tersebut diperlukan adanya koordinasi dan sinegritas yang baik antara pemangku kepentingan.

“Hari ini teman-teman semua berkumpul, masuk ke dalam gugus tugas KLA mempunyai fungsi tugas masing-masing. Kami berharap agar kita semua dapat meningkatkan koordinasi maupun sinergi bersama untuk menyamakan persepsi sehingga dapat menghantarkan daerah ini meraih predikat KLA,” jelas Royke.

Menurutnya, KLA sendiri akan terwujud dengan diikuti keberhasilan penyediaan dan perlindungan kepada setiap anak yang berada di Kota Palu.

“Saat ini Kota Palu menduduki predikat KLA tingkat Pratama dan tahun ini bapak Walikota berharap kota Palu dapat meraih predikat tingkat Madya. Saya berharap program-program yang telah kita lakukan terus menerus kita manfaatkan bersama, kita pasti bisa meraihnya,” tutupnya.

Sementara itu, bertindak sebagai salah satu Inisiator percepatan gugus tugas KLA Kota Palu, Welli juga mengutarakan keseriusannya dalam mewujudkan Provinsi Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu untuk meraih predikat KLA, katanya, LPKA Palu sendiri tidak hanya terus berupaya untuk memberikan pendampingan kepada seluruh ABH, tetapi juga telah mencakup seluruh masyarakat di Kota Palu.

“Kami sendiri telah menyisir ke masyarakat di Kota Palu, kami rutin memberikan sosialisasi agar anak-anak di Kota ini terhindar dari berbagai kejahatan, seperti Narkotika, Terorisme hingga berbagai kasus lainnya. Kita harus memastikan anak-anak bisa bebas dan terhindar dari berbagai kasus hukum,” tutupnya.

HUMAS LPKA PALU

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *