KHABARNEWS -Morowali – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menghadiri langsung Rapat Desk Verifikasi Rencana Kerja (Renja) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Morowali untuk Tahun Anggaran 2027. Kehadiran orang nomor satu di Morowali ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan (adminduk).
Rapat yang digelar pada [sebutkan hari/tanggal jika ada, jika tidak bisa diabaikan] ini bertujuan untuk menyelaraskan program kerja Dukcapil dengan visi pembangunan daerah. Verifikasi Renja menjadi tahapan krusial untuk memastikan setiap perencanaan anggaran dan kegiatan berjalan efektif, efisien, serta tepat sasaran bagi masyarakat Morowali.
Dalam arahannya, Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf menekankan pentingnya inovasi dalam pelayanan publik. “Dinas Dukcapil adalah garda terdepan dalam memberikan identitas hukum bagi warga. Saya ingin Renja 2027 fokus pada percepatan perekaman KTP elektronik, akurasi data kependudukan, serta kemudahan akses layanan bagi masyarakat di pelosok,” ujarnya.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam rapat verifikasi ini meliputi:
- Peningkatan Infrastruktur Digital: Optimalisasi Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) untuk meminimalisir kesalahan data.
- Program Jemput Bola: Perencanaan layanan keliling ke desa-desa terpencil untuk perekaman e-KTP dan akta kelahiran bagi lansia dan penyandang disabilitas.
- Integrasi Data: Sinkronisasi data kependudukan dengan sektor kesehatan dan pendidikan untuk mendukung program pengentasan kemiskinan.
Plt. Kepala Dinas Dukcapil Morowali menyampaikan bahwa Renja 2027 akan menjadi landasan dalam mewujudkan tertib administrasi kependudukan. “Dengan arahan langsung dari Bupati, kami optimis target cakupan kepemilikan dokumen kependudukan di Morowali bisa mencapai 100 persen,” jelasnya.
Dengan disetujuinya hasil verifikasi ini, Dinas Dukcapil Kabupaten Morowali akan segera menyusun dokumen final sebagai acuan pelaksanaan program sepanjang tahun 2027. Masyarakat diharapkan dapat merasakan dampak langsung berupa layanan yang lebih cepat, mudah, dan gratis.










