Waspada Karhutla! Gubernur Anwar Hafid Instruksikan Jajarannya Siaga Bencana

banner 468x60

KHABARNEWS – PALU – Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh pemerintah kabupaten dan kota untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Langkah ini diambil menyusul kondisi cuaca yang semakin kering dan maraknya kejadian karhutla di sejumlah wilayah provinsi tersebut .

Puluhan Hektare Lahan Hangus Terbakar

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah, sejak awal Agustus 2026, kebakaran telah melanda tiga kabupaten, yaitu Banggai, Banggai Kepulauan, dan Tojo Una-Una. Total sekitar 240 hektare hutan dan lahan dilaporkan telah terdampak akibat kejadian ini .

Gubernur Anwar Hafid menekankan bahwa pemerintah daerah perlu melakukan pemantauan rutin terhadap titik-titik rawan kebakaran. “Kesiapsiagaan ini penting karena perubahan cuaca dapat meningkatkan risiko kebakaran sekaligus kekeringan,” ujarnya.

Personel dan Sarana Dikerahkan

Untuk mempercepat penanganan di lapangan, BPBD Sulawesi Tengah telah mengerahkan sekitar 100 personel untuk membantu penanggulangan karhutla di sejumlah kabupaten . Selain membantu pemadaman, personel ini juga bertugas melakukan asesmen untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan penanganan di lokasi terdampak.

Upaya pemadaman dilakukan dengan melibatkan berbagai sarana, mulai dari mobil pemadam kebakaran dan mobil tangki, hingga kendaraan taktis Polri atau water cannon .

Pencegahan Lebih Utama

Gubernur Anwar Hafid mengingatkan agar penanganan karhutla tidak hanya mengandalkan pemadaman setelah kebakaran terjadi. Ia meminta semua pihak untuk fokus pada upaya pencegahan. Masyarakat pun diingatkan untuk berhati-hati, terutama ketika membuka lahan .

“Kami mengimbau warga untuk tidak membakar ranting maupun sampah, karena api dapat dengan mudah menyebar ketika kondisi lingkungan kering,” tegasnya . Pemerintah provinsi juga telah menyalurkan bantuan sarana prasarana kepada 36 Masyarakat Peduli Api (MPA) untuk mendukung upaya pencegahan di tingkat tapak .

Dampak Luas Kekeringan

Selain ancaman karhutla, Gubernur juga menyoroti bahwa kondisi cuaca kering berpotensi memengaruhi ketersediaan air dan sumber ekonomi masyarakat. Hal ini menjadi perhatian serius karena dapat berdampak pada berbagai sektor kehidupan .

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *