Khabarnews.Id _ Morowali, 20 Februari 2026 – Sebuah langkah nyata dalam melestarikan kearifan lokal kembali ditunjukkan oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf. Pada Jumat (20/2/2026), orang nomor satu di Kabupaten Morowali itu menyempatkan diri untuk berkunjung langsung ke sentra kerajinan tenun di Desa Unsongi.

Kedatangan Bupati Iksan disambut hangat oleh para perajin setempat. Dalam kunjungan tersebut, ia tidak hanya berdialog, tetapi juga menyaksikan secara langsung proses pembuatan kain tenun yang dilakukan dengan penuh kesabaran dan ketelitian.
“Merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi saya bisa melihat langsung bagaimana ibu-ibu kita di Desa Unsongi ini bekerja. Prosesnya tidak mudah, butuh kesabaran dan ketekunan,” ujar Bupati Iksan di sela-sela kunjungannya.

Lebih dari sekadar kerajinan tangan, Bupati Iksan menyoroti nilai filosofis yang terkandung dalam setiap helai benang tenun. Menurutnya, kain tenun adalah representasi dari kekayaan budaya Morowali yang tak ternilai.
“Tenun bukan hanya sekadar kain, tetapi warisan budaya yang harus kita jaga bersama. Setiap helai benang menyimpan cerita, kerja keras, dan identitas daerah kita. Ini adalah aset berharga yang harus kita wariskan kepada generasi penerus,” tegasnya.

Kunjungan ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi pengembangan industri tenun di Desa Unsongi. Pemerintah Kabupaten Morowali diharapkan dapat terus hadir untuk mendukung para perajin, baik dari sisi pelatihan, pemasaran, maupun perlindungan hak atas kekayaan intelektual motif-motif tenun khas Morowali.
Dengan adanya perhatian langsung dari kepala daerah, para perajin tenun di Desa Unsongi pun merasa termotivasi untuk terus berkarya dan mempertahankan kualitas produk mereka.










