
KhabarNews – – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu, Makmur, S.H., bersama jajaran langsung melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi bangunan dan fasilitas perkantoran pascagempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 yang mengguncang wilayah Sulawesi Tengah.
Pemeriksaan dilakukan secara saksama di sejumlah ruangan untuk memastikan keamanan sarana dan prasarana setelah terjadinya gempa. Dalam peninjauan tersebut, petugas mendata dan mendokumentasikan beberapa kerusakan, seperti retakan pada dinding dan kerusakan plafon, yang selanjutnya akan menjadi bahan tindak lanjut perbaikan.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, S.H., menyampaikan bahwa seluruh warga binaan dalam keadaan aman dan baik pascagempa. Langkah inspeksi ini merupakan bentuk komitmen Lapas Kelas IIA Palu dalam menjaga keamanan lingkungan kerja serta memastikan seluruh fasilitas tetap layak digunakan demi mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tektonik dangkal berkekuatan M 6,7 terjadi pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB, dengan episentrum terletak di darat sekitar 42 kilometer arah tenggara Kota Palu. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan gempa ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami karena lokasinya jauh di daratan.
Hingga Rabu (17/6) pagi, BMKG mencatat telah terjadi ratusan gempa susulan pascagempa utama. Lapas Kelas IIA Palu pun terus melakukan pemantauan dan koordinasi guna memastikan situasi tetap kondusif bagi seluruh warga binaan dan petugas.










