KHABARNEWS – PALU – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu memperkuat sinergi dengan jajaran TNI dan Polri melalui kegiatan bantuan pengamanan. Personel Bhabinkamtibmas serta Babinsa Kelurahan Petobo dilibatkan secara aktif guna meningkatkan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di lingkungan lapas.
Kegiatan yang berlangsung aman dan kondusif ini meliputi pemantauan area pengawasan, pengecekan situasi keamanan secara berkala, serta penguatan koordinasi bersama petugas pengamanan Lapas Palu. Langkah ini bertujuan menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan terkendali.
Kalapas Palu: Sinergi dengan TNI-Polri Langkah Strategis
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Palu, Makmur, menyampaikan bahwa kolaborasi intensif bersama aparat keamanan dari TNI dan Polri merupakan langkah strategis dalam memperkuat sistem keamanan di lingkungan pemasyarakatan.
“Sinergi ini sangat penting untuk mendeteksi secara dini setiap potensi gangguan kamtib. Kami berterima kasih atas dukungan penuh dari Bhabinkamtibmas dan Babinsa Petobo,” ujar Makmur.
Kakanwil Ditjenpas Sulteng: Kolaborasi Antarinstansi Krusial
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menegaskan bahwa kolaborasi antarinstansi sangat krusial dalam mendukung stabilitas keamanan, baik di lapas maupun rumah tahanan negara (rutan).
“Keamanan lapas tidak bisa berjalan sendiri. Diperlukan dukungan dari TNI-Polri sebagai mitra strategis. Kami terus dorong penguatan koordinasi ini secara berkelanjutan,” tegas Bagus.
Kegiatan bantuan pengamanan berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti. Humas Lapas Palu mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.










