Khabarnews.Id _ PALU, 24 Februari 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda. Pada Selasa pagi (24/2), lembaga tersebut menggelar kegiatan perawatan tanaman hortikultura di area beranggang, yang melibatkan langsung anak binaan. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.20 WITA ini merupakan bagian dari program unggulan pembinaan keterampilan dan penguatan karakter, sekaligus memanfaatkan lahan kosong secara produktif.
Program ini diikuti oleh peserta magang kemandirian dan anak binaan, dengan didampingi oleh petugas jaga. Antusiasme terlihat sejak awal, di mana para peserta bersama-sama melakukan serangkaian tahapan penting dalam budidaya tanaman, mulai dari pembuatan bedengan hingga proses pencampuran tanah dengan pupuk kandang. Langkah ini dilakukan untuk memastikan struktur tanah menjadi gembur dan poros, sehingga optimal untuk pertumbuhan tanaman.

Kepala LPKA Palu, Welli, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai sarana pembelajaran holistik. “Kami tidak hanya mengajarkan teknis bertani, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kehidupan. Melalui perawatan tanaman, anak binaan dilatih untuk bertanggung jawab, bekerja sama dalam tim, serta memiliki keterampilan vokasional yang bermanfaat. Ke depannya, hasil panen ini bisa dikonsumsi sendiri atau bahkan dijual untuk memberikan nilai ekonomis,” ujar Welli saat ditemui di lokasi.
Salah seorang anak binaan, DW, mengaku mendapatkan pengalaman dan pengetahuan baru yang berharga. “Saya jadi paham cara membuat bedengan yang benar, mencampur tanah dengan pupuk, dan bagaimana merawat tanaman agar tidak mudah terserang hama. Kegiatan ini membuat saya lebih bersemangat dan merasa memiliki tanggung jawab,” ungkap DW. Ia menambahkan bahwa proses ini juga mengajarkan kesabaran dan solidaritas antar teman.
Sepanjang kegiatan berlangsung, seluruh anak binaan menunjukkan sikap kooperatif dan semangat yang tinggi. Proses perawatan berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Inisiatif ini diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bekal keterampilan hidup (life skill) yang aplikatif bagi anak binaan setelah mereka kembali ke tengah masyarakat.
Dengan adanya program pembinaan kemandirian berbasis pertanian hortikultura ini, LPKA Kelas II Palu berupaya menciptakan lingkungan pembinaan yang humanis dan produktif, memastikan setiap anak memiliki masa depan yang lebih cerah.( HUMAS LPKA PALU )










