Peringati Hari Kartini 2026, Syarifudin Hafid, S.H.: Habis Gelap Terbitlah Terang, Inspirasi Bagi Penegakan Hukum Masa Kini

banner 468x60

KHABARNEWS – Palu, – Peringatan Hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Selasa (21/4/2026), menjadi momen refleksi bagi berbagai kalangan, termasuk praktisi hukum Syarifudin Hafid, S.H. Dalam pernyataan resminya, Syarifudin Hafid menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kartini kepada seluruh perempuan Indonesia seraya menggemakan kembali semangat surat-surat Kartini yang legendaris.

Melalui kutipan klasik “Habis Gelap Terbitlah Terang,” Syarifudin Hafid menekankan bahwa perjuangan Raden Ajeng Kartini bukan sekadar sejarah masa lalu, melainkan api yang harus terus menyala dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara saat ini, khususnya di bidang penegakan supremasi hukum.

“Selamat Hari Kartini 2026. Semangat Habis Gelap Terbitlah Terang adalah pengingat bahwa perjuangan melawan ketidakadilan dan diskriminasi adalah keniscayaan. Saat ini, terang itu harus kita wujudkan dalam bentuk akses keadilan yang setara bagi seluruh anak bangsa tanpa memandang gender,” ujar Syarifudin Hafid, S.H., di sela-sela aktivitasnya, Selasa pagi.

Makna Kartini di Era Hukum Modern

Dalam keterangannya, Syarifudin Hafid yang dikenal sebagai pemerhati masalah sosial-kemasyarakatan, menyoroti relevansi nilai-nilai Kartini dengan dunia advokasi dan hukum kontemporer. Ia menilai bahwa ruang-ruang gelap ketidakadilan masih kerap membayangi kaum perempuan, mulai dari isu kekerasan berbasis gender, kesenjangan upah, hingga representasi di lembaga-lembaga pengambil keputusan.

“Kartini mengajarkan kita bahwa pendidikan adalah kunci pembebasan. Hari ini, membebaskan perempuan dari jerat hukum yang bias dan stigma sosial adalah bentuk modern dari perjuangan itu. Terang yang dicita-citakan Kartini adalah ketika perempuan Indonesia bisa berdiri sama tinggi dan duduk sama rendah di depan hukum,” tambahnya.

Ajakan untuk Terus Bergerak

Lebih lanjut, Syarifudin Hafid, S.H. mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak hanya merayakan Hari Kartini secara seremonial dengan mengenakan kebaya, tetapi juga dengan tindakan nyata.

“Kita perlu memastikan bahwa setiap ‘terang’ yang telah diperjuangkan Kartini tidak redup. Mari kita dukung perempuan-perempuan hebat di sekitar kita untuk terus berkarya, menjadi pemimpin, dan menjadi penjaga nurani bangsa,” tutupnya.

Perayaan Hari Kartini 2026 ini diharapkan tidak hanya menjadi pengingat sejarah semata, melainkan juga pemicu lahirnya Kartini-Kartini modern yang mampu membawa perubahan signifikan bagi kemajuan Indonesia.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *