KHABARNEWS – Palu – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palu menggelar Ujian Sekolah Semester Genap Tahun Ajaran 2026, pendidikan kesetaraan Paket A, B dan C bagi anak binaan sebagai bagian dari pemenuhan hak pendidikan pada Senin, (20/04/26). Bertempat di ruang pendidikan, kegiatan ini diikuti 10 (Sepuluh) anak binaan yang terdiri dari 2 (dua) orang paket A, 4 (empat)orang paket B, dan 4 (empat) orang paket C.
Ujian dilaksanakan dengan pengawasan dari petugas LPKA Palu, pengawas dari Dinas Pendidikan dan pengawas dari PKBM Nosarara Nosabatutu. Materi ujian disesuaikan dengan kurikulum pendidikan kesetaraan yang berlaku.
Kepala LPKA Palu, Welli, mengatakan bahwa program pendidikan di LPKA Palu saat ini telah memiliki PKBM sendiri yang bernama PKBM Anak Mandiri, namun tetap menjalin kerja sama dengan PKBM Nosarara Nosabatutu sebagai mitra dalam berkolaborasi untuk memajukan pendidikan anak binaan, serta didukung oleh peran penting Dinas Pendidikan Kota Palu dalam memberikan kemudahan akses bagi anak untuk memperoleh pendidikan yang layak.
“LPKA Palu saat ini telah memiliki PKBM sendiri, yaitu PKBM Anak Mandiri. Meski demikian, kami tetap menggandeng PKBM Nosarara Nosabatutu sebagai mitra dalam berkolaborasi untuk memajukan pendidikan anak binaan. Selain itu, peran Dinas Pendidikan Kota Palu sangat penting dalam memberikan kemudahan akses bagi anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ungkap Welli.
Lebih lanjut Welli menjelaskan, program ini bertujuan memberikan kesempatan bagi anak binaan untuk melanjutkan pendidikan yang sempat terhenti ataupun belum pernah mengenyam pendidikan. Antusiasme anak binaan pun cukup tinggi, terlihat dari semangat mereka dalam mengikuti proses pembelajaran hingga ujian.
Salah satu anak binaan, SA, mengatakan bahwa dirinya merasa sangat terbantu dengan adanya program pendidikan di LPKA Palu. Ia mengaku kini memiliki kesempatan untuk kembali belajar dan mengejar pendidikan yang sebelumnya sempat terhenti.
“Di sini saya bisa belajar lagi dan mengikuti ujian seperti teman-teman di luar sana. Saya jadi lebih semangat untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar SA.
Kegiatan pemenuhan hak pendidikan anak binaan di LPKA Palu juga turut diapresiasi oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan. Ia mengatakan program pendidikan yang dilaksanakan di LPKA Palu diharapkan dapat menjadi contoh yang patut didukung dan diadopsi oleh UPT Pemasyarakatan lainnya di Sulawesi Tengah.
“Kami berharap pelaksanaan pendidikan bagi anak binaan maupun warga binaan dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata dalam membekali mereka dengan pengetahuan serta keterampilan sebagai bekal untuk kembali ke masyarakat,” ungkap Bagus Kurniawan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan komitmen dalam pemenuhan hak pendidikan bagi anak binaan dapat terus diperkuat, sehingga mampu mencetak generasi yang lebih siap, mandiri, dan berdaya saing saat kembali ke tengah masyarakat.
HUMAS LPKA PALU











