Polres Morowali Gelar Apel Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2026, Wabup Pastikan Kesiapan Pengamanan Idul Fitri 1447 H

banner 468x60

KHABARNEWS – MOROWALI – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Polres Morowali menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Tinombala 2026” pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Apel Mako Polres Morowali, Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah ini bertujuan untuk memastikan kesiapan maksimal dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama masa mudik Lebaran.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Morowali, Iriane Ilyas, yang bertindak sebagai inspektur upacara. Turut mendampingi Kapolres Morowali AKBP Zulkarnain, S.H., S.I.K., M.H., serta Ketua DPRD Kabupaten Morowali, Herdianto Marzuki. Kehadiran sejumlah pejabat forkopimda dan instansi terkait menandai kuatnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan operasi tahunan ini.

Dalam amanatnya, Wakil Bupati Iriane Ilyas menekankan bahwa apel gelar pasukan merupakan langkah penting untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana.

“Apel gelar pasukan ini merupakan suatu bentuk pengecekan terhadap kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud komitmen dan sinergitas lintas sektor dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026. Tujuannya agar pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 H dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” tegas Wabup di hadapan peserta apel.

Operasi 13 Hari dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas

Wakil Bupati Morowali memaparkan bahwa Operasi Ketupat Tinombala 2026 akan berlangsung selama 13 hari, terhitung mulai tanggal 13 hingga 25 Maret 2026. Berdasarkan pemetaan kerawanan (mapping), terdapat sejumlah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang menjadi atensi utama, seperti kejahatan konvensional, aksi premanisme, balap liar, serta potensi perkelahian antar kelompok.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Wabup menginstruksikan jajaran kepolisian untuk meningkatkan patroli rutin dengan melibatkan unsur keamanan swakarsa (Pam Swakarsa), terutama di titik-titik dan jam-jam yang dianggap rawan.

“Selain itu, lakukan pendataan rumah-rumah kosong yang ditinggalkan pemudik dan sediakan layanan penitipan kendaraan bermotor di kantor kepolisian. Hal ini guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang mudik,” imbuhnya.

Usai melaksanakan apel, inspektur upacara bersama rombongan melakukan pemeriksaan pasukan serta mengecek langsung kesiapan sarana dan prasarana yang akan digunakan selama operasi berlangsung.

Polres Morowali Dirikan 7 Pos Pengamanan dan Pelayanan

Untuk mendukung kelancaran arus mudik dan arus balik, Polres Morowali telah mendirikan tujuh pos yang tersebar di sejumlah titik strategis. Pos-pos tersebut terdiri dari:

· Pos Pelayanan (2 Pos): Berlokasi di Bandara Maleo dan Terminal Bungku Tengah.
· Pos Pengamanan (4 Pos): Tersebar di Kecamatan Witaponda, Kecamatan Bungku Barat, Kecamatan Bahodopi, dan Kecamatan Bungku Pesisir.
· Pos Terpadu (1 Pos): Berlokasi di Desa Bente, Kecamatan Bungku Tengah.

Dengan dilaksanakannya Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Tinombala 2026 ini, diharapkan seluruh personel yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan profesional. Lebih dari itu, pengabdian kepada masyarakat harus diutamakan dengan mengedepankan pelayanan yang humanis, sehingga perayaan Idul Fitri 1447 H di wilayah Kabupaten Morowali dapat berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *