Bupati Morowali Sebut Sampah Laut Jadi PR Terbesar, Hambat Perjalanan Laut Warga

banner 468x60

KHABARNEWS – Morowali – Persoalan lingkungan kembali menjadi sorotan di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, secara tegas menyatakan bahwa penanganan sampah laut kini menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar yang harus segera diselesaikan oleh pemerintah daerah.

Meskipun pengelolaan sampah di daratan dinilai telah menunjukkan progres yang menggembirakan, kondisi di lautan justru berbanding terbalik. Hal ini diungkapkan langsung oleh Bupati Iksan melalui akun media sosial resminya, Sabtu (14/3/2026).

“Persoalan sampah di daratan sudah mulai menghampiri sekitar 80 persen mulai tuntas. Tapi yang paling berbahaya hari ini adalah sampah di laut. Ini menjadi PR terbesar kita bersama,” ujar Iksan Baharudin Abdul Rauf.

Sampah Laut Ancam Kelancaran Transportasi

Bupati Iksan menjelaskan bahwa kesimpulan tersebut tidak muncul tanpa dasar. Dirinya mengaku kerap menjumpai langsung tumpukan sampah yang mengapung di lautan saat melakukan perjalanan dinas. Pasalnya, aktivitas kesehariannya kini banyak dihabiskan di atas kapal.

“Kalau ditanya kenapa Pak Bupati tahu banyak sampah di laut? Saya ini sekarang 50-50 perjalanan saya, laut 50 persen dan daratan 50 persen. Justru yang membuat perjalanan laut sering terlambat itu karena sampah,” katanya.

Fenomena ini bahkan berdampak signifikan terhadap waktu tempuh perjalanan antar kecamatan. Iksan memberikan contoh konkret, perjalanan dari Bungku menuju Bahodopi yang biasanya hanya memakan waktu sekitar 20 menit, bisa membengkak hingga 40 menit.

Penyebabnya adalah mesin kapal harus berkali-kali dimatikan atau mengurangi kecepatan untuk menghindari sampah-sampah besar yang mengganggu jalur pelayaran. Kondisi ini dinilai sangat riskan baik bagi keselamatan pelayaran maupun kelestarian ekosistem laut.

“Jadi ini sudah kita buktikan. Kalau dikatakan sampah laut itu tidak ada, nyatanya sampah laut itu ada dan sangat banyak,” pungkasnya.

Mendorong Aksi Bersama Atasi Sampah Plastik

Pernyataan tegas Bupati Iksan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran kolektif, baik dari masyarakat, pelaku industri, maupun pemerintah. Pemerintah Kabupaten Morowali kini didorong untuk segera merumuskan kebijakan strategis guna mengatasi darurat sampah laut, mengingat dampaknya yang mulai mengganggu aktivitas ekonomi dan transportasi warga.

Dengan potensi laut yang besar, kebersihan ekosistem maritim menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan hidup masyarakat pesisir di Morowali.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *