
KHABARNEWS – Morowali – Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif, Bhabinkamtibmas Polsek Bahodopi, Polres Morowali, melaksanakan kegiatan sambang atau Door to Door System (DDS) kepada masyarakat dan para agen Brilink di wilayah hukum setempat.
Kegiatan ini merupakan langkah preventif kepolisian untuk mendekatkan diri dengan warga serta memberikan imbauan-imbauan penting terkait potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian uang tunai yang marak terjadi.
Imbauan Kamtibmas untuk Cegah Pencurian
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas kepada masyarakat dan agen Brilink agar lebih waspada terhadap aksi kriminalitas. Beberapa imbauan yang disampaikan antara lain:
· Tingkatkan Kewaspadaan: Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati, terutama ketika menyimpan uang tunai di rumah atau tempat usaha karena rawan menjadi sasaran pencurian .
· Pastikan Tempat Penyimpanan Terkunci: Pastikan tempat penyimpanan uang, seperti brankas atau lemari, selalu terkunci dengan aman untuk mempersulit pelaku kejahatan .
· Pasang CCTV dan Awasi Orang Mencurigakan: Bila memungkinkan, pasang kamera pengawas (CCTV) di area strategis untuk memantau aktivitas mencurigakan. Perhatikan pula orang-orang yang tidak dikenal di sekitar lingkungan .
· Segera Laporkan ke Pihak Kepolisian: Masyarakat diminta untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila melihat atau mengalami tindak kejahatan .
Peran Aktif Bhabinkamtibmas di Masyarakat
Kegiatan sambang ini merupakan wujud nyata komitmen Polsek Bahodopi dalam memperkuat peran Bhabinkamtibmas sebagai garda terdepan Polri di tengah masyarakat . Melalui pendekatan dialogis, kepolisian berharap dapat menjalin kemitraan yang erat dengan warga untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif .
Kapolsek Bahodopi IPDA Ewaldo Tasmi, S.Tr.K.,menegaskan bahwa dengan adanya kerja sama yang baik antara polisi dan masyarakat, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisir sejak dini. Masyarakat juga diimbau untuk tidak mudah percaya pada isu hoaks dan selalu mengedepankan komunikasi dalam menyelesaikan permasalahan .










