Tangisan Siswa SD di Banggai, Tak Diberi Kesempatan Tampilkan Variasi Barisan karena Waktu Magrib

banner 468x60

KhabarNews _ BANGGAI – Sebuah video yang memperlihatkan tangisan sejumlah siswa Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, viral di media sosial. Para siswa ini menangis karena tidak diberi kesempatan oleh panitia untuk menampilkan variasi barisan kebanggaan mereka dalam ajang gerak jalan indah.

Dalam video yang diunggah konten kreator Nini Sriwahyuni dan sejumlah warganet lainnya, tampak beberapa anak SD berpakaian pramuka menangis tersedu-sedu. Sementara itu, suara orang tua yang sangat kesal juga terdengar jelas dalam rekaman tersebut .

Peristiwa itu terjadi pada Jumat (7/8) di Teluk Lalong, lokasi garis finish gerak jalan indah tingkat SD se-Kabupaten Banggai. Diduga, tangisan para siswa yang disebut berasal dari SD Lumpoknyo itu akibat kekecewaan mereka terhadap keputusan panitia.

Kronologi Kejadian

Tim putra gerak jalan SD Lumpoknyo berada di urutan-urutan akhir barisan. Mereka dikabarkan tidak lagi diberikan kesempatan untuk menampilkan variasi di depan Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, lokasi para pejabat daerah dan juri berada.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pihak panitia tidak lagi memberikan kesempatan dengan alasan waktu pertunjukan sudah akan memasuki waktu shalat magrib. Para siswa pun harus berbaris menuju garis finish tanpa menampilkan satu pun variasi yang telah mereka latih dengan keras.

Padahal, variasi tersebut merupakan kebanggaan yang telah dipersiapkan selama beberapa waktu dan diharapkan dapat memberi peluang meraih juara. Kekecewaan mendalam pun pecah di garis finish, ditandai dengan tangisan para siswa.

Orang Tua Sesalkan Sikap Panitia

Dari video yang diunggah sejumlah warganet, terdengar jelas suara orang tua yang terus mengumpat dan menyayangkan sikap panitia. Mereka menilai keputusan tersebut tidak adil bagi para siswa yang telah berlatih keras.

Sementara itu, pihak panitia dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banggai yang coba dikonfirmasi mengenai peristiwa ini, belum memberikan respons hingga berita ini ditayangkan. Pihak SD Lumpoknyo juga belum berhasil dihubungi untuk dimintai keterangan terkait kebenaran kejadian yang menimpa tim gerak jalan indah mereka .

Peristiwa ini menyoroti pentingnya koordinasi dan pengaturan waktu yang baik dalam penyelenggaraan lomba, terutama yang melibatkan anak-anak, agar semangat dan kerja keras peserta tidak berakhir dalam kekecewaan seperti yang terjadi di Banggai ini.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *