KhabarNews.Id _ LUWUK – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Luwuk mencatat prestasi gemilang dengan menyabet gelar Satuan Kerja (Satker) Terbaik Peringkat I dalam penilaian Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Semester II Tahun 2025. Penghargaan bergengsi kategori Pagu Besar di lingkungan Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Luwuk ini diserahkan secara langsung oleh Kepala KPPN Luwuk, Agus Pranoto, kepada Kepala Lapas Luwuk, Muhammad Bahrun, pada Kamis (29/1).
Acara penyerahan yang berlangsung dalam forum evaluasi kinerja anggaran tersebut dihadiri oleh perwakilan berbagai instansi vertikal di Kabupaten Banggai, meneguhkan posisi Lapas Luwuk sebagai teladan dalam pengelolaan keuangan negara yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Prestasi dengan Skor Hampir Sempurna
Berdasarkan data resmi KPPN Luwuk, Lapas Luwuk berhasil meraih nilai nyaris sempurna pada seluruh komponen penilaian IKPA. Aspek penilaian mencakup kualitas perencanaan anggaran, kualitas pelaksanaan anggaran, dan kualitas hasil dari penggunaan anggaran tersebut. Pencapaian ini menunjukkan konsistensi dan kedisiplinan tinggi tim pengelola keuangan Lapas.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan cerminan dedikasi kami dalam memastikan setiap rupiah uang negara digunakan secara efektif untuk mendukung pembinaan Warga Binaan dan operasional organisasi,” tegas Kalapas Muhammad Bahrun usai menerima penghargaan. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajarannya.
Kategori Pagu Besar, Tingkat Kesulitan Tinggi
Dalam sambutannya, Kepala KPPN Luwuk, Agus Pranoto, mengapresiasi konsistensi kinerja Lapas Luwuk. Ia menekankan bahwa kategori Pagu Besar memiliki tingkat kesulitan yang lebih kompleks karena menuntut ketelitian ekstra dalam mengelola penyerapan anggaran dengan skala yang luas.

“Lapas Luwuk telah menunjukkan performa yang luar biasa. Ketepatan waktu dalam penyampaian laporan, kekuatan data kontrak, dan minimnya deviasi antara perencanaan dengan realisasi di lapangan menjadi faktor penentu kemenangan mereka,” jelas Agus Pranoto. Ia berharap prestasi ini dapat dipertahankan sebagai standar emas pengelolaan APBN di wilayah Luwuk.
Diapresiasi Pimpinan Tinggi, Diharapkan Jadi Role Model
Prestasi Lapas Luwuk ini pun mendapatkan perhatian dan pujian dari pimpinan tingkat wilayah. Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Ditjen Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Bagus Kurniawan, menyatakan kebanggaannya. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari pengawasan yang ketat dan koordinasi yang solid antara unit pusat dan daerah.
Dengan torehan prestasi ini, Lapas Luwuk tidak hanya membawa nama baik institusi, tetapi juga diharapkan menjadi role model atau contoh terbaik bagi satuan kerja lainnya di lingkungan KPPN Luwuk dalam hal ketertiban administrasi dan pengelolaan keuangan negara. Pencapaian ini membuktikan bahwa lembaga pemasyarakatan juga mampu berkinerja unggul dalam aspek tata kelola anggaran yang akuntabel.










