Lapas Tolitoli Perpanjang Kerja Sama Pendidikan Kesetaraan, Pastikan Hak Belajar Warga Binaan Terpenuhi

banner 468x60

KhabarNews.Id _ Tolitoli – Upaya pembinaan dan pemberdayaan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lapas Kelas IIB Tolitoli mendapatkan dukungan nyata melalui layanan pendidikan. Pada Kamis (29/01/2026), Lapas Tolitoli menerima kunjungan dari mitra strategis, SPNF SKB Mokopido Tolitoli, guna membahas kelanjutan program pendidikan kesetaraan sekaligus memperpanjang nota kesepahaman antara kedua institusi.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Registrasi Lapas Tolitoli ini dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, S.H. Fokus pembahasan tidak hanya pada administrasi perpanjangan kerja sama, tetapi juga pada pencarian solusi inovatif untuk memastikan keberlangsungan studi peserta didik yang mengalami pemindahan atau telah bebas sebelum masa belajar selesai.

Kepala Lapas Kelas IIB Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menekankan bahwa pendidikan merupakan pilar sentral dalam proses pembinaan. “Kami sangat mendukung keberlanjutan Pendidikan Kesetaraan ini karena menjadi bekal penting bagi warga binaan untuk memperbaiki masa depan mereka. Harapan kami, seluruh peserta yang telah terdaftar dapat menyelesaikan pendidikannya hingga tuntas, baik selama berada di dalam lapas maupun setelah bebas,” tegas Mansur.

Pernyataan senada disampaikan oleh Feldianto. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bentuk konkret pemenuhan hak dasar WBP. “Program Paket A, B, dan C ini sangat membantu warga binaan yang sebelumnya putus sekolah. Kami bersama pihak SKB Mokopido akan terus mencari solusi terbaik agar proses belajar tidak terputus meskipun ada yang bebas atau dipindahkan ke lapas lain,” jelasnya.

Komitmen Nyata dan Dampak Jangka Panjang

Inisiatif perpanjangan PKS ini menunjukkan komitmen berkelanjutan Lapas Tolitoli dalam menjalankan perannya tidak hanya sebagai tempat pemidanaan, tetapi juga sebagai lembaga yang membina dan mempersiapkan WBP untuk kembali ke masyarakat dengan bekal yang lebih baik. Pendidikan kesetaraan diyakini dapat membuka akses yang lebih luas bagi WBP untuk meningkatkan kualitas diri dan memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik pasca pembebasan.

Dengan adanya sinergi yang kuat antara Lapas Tolitoli dan SPNF SKB Mokopido, diharapkan angka putus sekolah di kalangan WBP dapat ditekan dan lebih banyak lagi warga binaan yang meraih masa depan cerah melalui pendidikan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *