KHABARNEWS – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, melaksanakan kunjungan silaturahmi sekaligus diskusi strategis dengan jajaran pimpinan Universitas Tadulako (Untad) di Kota Palu, baru-baru ini. Pertemuan tersebut digelar untuk membahas berbagai terobosan di sektor pertanian yang diharapkan mampu menjadi motor penggerak pembangunan daerah.
Dalam kesempatan itu, Bupati Iksan bertemu langsung dengan Rektor Universitas Tadulako, Prof. Dr. Ir. Amar, S.T., M.T., IPU., ASEAN Eng., serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan dan Kerja Sama, Dr. Sc. Agr. Aiyen Tjoa, M.Sc. Forum tersebut dimanfaatkan untuk mendalami berbagai inovasi dan temuan riset terbaru di bidang agrikultur yang relevan dengan potensi lokal Kabupaten Morowali.
“Banyak hal yang kami diskusikan, khususnya terkait berbagai inovasi dan temuan terbaru di sektor pertanian. Kami berharap hasil riset dari perguruan tinggi ini dapat menjadi referensi utama dalam pengembangan pertanian di Morowali,” ujar Bupati Iksan dalam pernyataannya.
Orang nomor satu di Kabupaten Morowali itu menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu prioritas pembangunan di wilayahnya. Dengan mengadopsi teknologi dan metode terbaru dari dunia akademisi, pihaknya optimistis dapat meningkatkan produktivitas serta kesejahteraan petani lokal.
“Semoga berbagai gagasan dari diskusi ini dapat menjadi masukan berharga dan segera kami praktikkan di lapangan. Ini adalah langkah nyata untuk mendorong lompatan kemajuan sektor pertanian di daerah kita,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor Untad, Prof. Amar, menyambut baik inisiatif Pemerintah Kabupaten Morowali. Ia menegaskan komitmen universitas untuk terus mendukung pembangunan daerah melalui penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya di sektor pertanian yang berkelanjutan.
Diskusi yang berlangsung hangat ini diakhiri dengan kesepakatan untuk menjajaki peluang kerja sama lebih lanjut, termasuk potensi pendampingan dan pelatihan bagi para petani di Kabupaten Morowali. Langkah ini diharapkan mampu menjembatani dunia akademik dengan kebutuhan riil di masyarakat.










