Bupati Morowali Viral di TikTok, Tegaskan Tolak Rumahkan Tenaga Honorer: “Panggil Kembali!”

banner 468x60

KhabarNews.Id _ Morowali – Pernyataan tegas Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, tentang keberpihakannya pada nasib tenaga honorer menjadi sorotan luas di media sosial. Unggahan video di akun TikTok resminya,@iksanbaharudin_, menuai banjir pujian dari ribuan warganet di berbagai penjuru Indonesia.

Dalam video berdurasi 1 menit 15 detik yang telah ditonton lebih dari 175 ribu kali dan terus menyebar itu, Iksan terlihat menyampaikan amanat di sebuah apel, Rabu (21/1/2026). Dengan lantang, ia menyatakan penolakannya terhadap kebijakan merumahkan pekerja honorer.

“Saya tidak ingin merumahkan yang namanya honorer. Yang sudah dirumahkan, panggil lagi,” tegas Bupati Iksan dalam video tersebut, disambut tepuk tangan.

Statemen blak-blakan dan penuh keberpihakan ini langsung mendapat respons positif yang luar biasa. Kolom komentar video tersebut dipenuhi pujian bagi sosok Iksan, yang dinilai sebagai pemimpin yang humanis, berani, dan transparan dalam menyentuh isu sensitif tenaga honorer.

Dari Pujian Hingga Keinginan Pindah Domisili

Warganet ramai-ramai memuji ketegasan dan empati yang ditunjukkan Bupati asal Morowali ini.

“Akun @husinhasibuan0 berkomentar, ‘Mantap bapak, sehat selalu ya pak. Jarang-jarang ada bupati atau wali kota yang seperti ini, mau buka-bukaan soal masalah honorer.'”

Sementara akun @aminalby_8717 menulis, ‘Mantap bapak. Keren, memanusiakan manusia.’

Tak hanya pujian, viralnya pernyataan Bupati Iksan bahkan memicu keinginan beberapa netizen untuk pindah ke Kabupaten Morowali. Mereka mengungkapkan kekaguman dan kontras dengan kondisi di daerahnya.

“‘Pak bolehkah saya pindah ke kabupaten bapak,’ tulis akun @anotherdun. Senada, akun @iam_endahps berkisah, ‘Bolehkan saya pindah ke sana bapak, kami di sini dirumahkan semua pak.'”

Kepemimpinan yang Mengedepankan Nilai Kemanusiaan

Fenomena viralnya pernyataan Bupati Iksan ini menjadi pengingat pentingnya menempatkan nilai-nilai kemanusiaan sebagai pertimbangan utama dalam setiap kebijakan publik, di atas segala aturan dan administrasi.

Sikap tegasnya dinilai mencerminkan model kepemimpinan yang tidak hanya berorientasi prosedural, tetapi benar-benar memiliki keberpihakan dan kepedulian terhadap nasib serta kesejahteraan masyarakat, khususnya para tenaga honorer yang menjadi tulang punggung banyak layanan publik.

Dengan langkah ini, Iksan Baharudin tidak hanya mendapat dukungan warganet, tetapi juga mencontohkan bahwa kebijakan yang empatik dan mendengar suara akar rumput selalu akan diapresiasi oleh publik.***

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *