KhabarNews.Id _ Morowali – Momen bersejarah hadir di langit Sulawesi Tengah. Penerbangan perdana Sriwijaya Air dengan rute Makassar–Morowali resmi beroperasi, Kamis (12/2/2026). Tak hanya membuka akses baru konektivitas udara, peristiwa ini juga diwarnai kejutan spontan dan apresiasi hangat antar kepala daerah.
Tanpa direncanakan, Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, tercatat sebagai penumpang pertama dalam penerbangan perdana tersebut. Sesampainya di Bandara Maleo Morowali, ia langsung disambut langsung oleh Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, dalam suasana penuh keakraban.
“Hari ini saya beruntung, tanpa direncanakan menjadi penumpang pertama penerbangan perdana Sriwijaya Air Makassar–Morowali. Saya juga beruntung disambut oleh Bupati Morowali. Ini baru pertama kali kejadian seperti ini,” ujar Delis dengan antusias di Bandara Maleo.
Apresiasi atas Kolaborasi Lintas Daerah
Dalam kesempatan itu, Delis menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Morowali atas dukungan penuh dalam menghadirkan rute baru ini. Menurutnya, sinergi antar daerah menjadi kunci utama terwujudnya layanan transportasi udara yang selama ini dinantikan masyarakat Morowali dan Morowali Utara.
“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Morowali Utara tentunya sangat mengapresiasi dan bersyukur dengan adanya opsi penerbangan ini,” tegasnya.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Harga Tiket
Delis menambahkan, hadirnya Sriwijaya Air sebagai maskapai baru di rute Makassar–Morowali tidak hanya memperluas pilihan moda transportasi, tetapi juga membawa angin segar bagi persaingan harga tiket pesawat.
“Ketika kompetitor datang, maka secara hukum bisnis harga akan turun. Ini tentu membantu masyarakat Morowali dan Morowali Utara untuk mendapatkan layanan penerbangan yang lebih terjangkau,” jelasnya.
Pengalaman Terbang Nyaman, Hanya 55 Menit
Tak hanya soal harga, Delis juga membagikan pengalamannya selama menempuh perjalanan perdana ini. Ia mengaku terkesan dengan kenyamanan dan kestabilan pesawat yang berukuran lebih besar. Waktu tempuh Makassar–Morowali pun tercatat hanya sekitar 55 menit.
“Tadi saya naik pesawat ini karena lebih besar, jadi lebih stabil dan cepat. Saya sampai hanya dalam waktu 55 menit,” tutupnya sembari tersenyum.
Dengan diresmikannya rute ini, Sriwijaya Air diharapkan dapat memperkuat konektivitas di kawasan timur Indonesia serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat Sulawesi Tengah secara lebih merata.










