Bupati Morowali dan Kapolda Sulteng Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan Arus Mudik Idulfitri 2026

banner 468x60

KHABARNEWS – MOROWALI – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf bersama Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr Endi Sutendi melakukan inspeksi mendadak ke Pos Operasi Ketupat Tinombala 2026, Selasa (17/3/2026). Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan aparat dalam mengamankan arus mudik di wilayah Kabupaten Morowali.

Langkah sinergis antara pemerintah daerah dan jajaran kepolisian ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Pos Operasi Ketupat yang berlokasi di Bungku Tengah menjadi salah satu titik vital pengamanan mengingat posisi strategis Morowali sebagai daerah lintasan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Iksan menegaskan bahwa pengamanan arus mudik bukan hanya tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan kolaborasi erat dari seluruh elemen masyarakat.

“Pemerintah daerah tentu berharap adanya kolaborasi yang solid. Polisi menjaga keamanan, namun tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan dan kerja sama dari semua pihak, khususnya di Kabupaten Morowali,” ujar Iksan di sela-sela peninjauan.

Morowali Jadi Jalur Strategis Pemudik

Orang nomor satu di Kabupaten Morowali ini menyoroti tingginya potensi arus mudik yang melintasi daerahnya. Kondisi geografis Morowali yang terletak di antara tiga kota besar—Palu, Kendari, dan Makassar—menjadikan wilayah ini sebagai titik persimpangan penting bagi para pemudik.

“Di momen Idulfitri ini, arus mudik kita luar biasa. Morowali ini posisinya jauh dari Palu, Kendari, maupun Makassar, sehingga kita berada di tengah dan didatangi banyak penduduk,” jelasnya.

Waspada Jalur Menantang

Selain memastikan kesiapan personel, Bupati Iksan juga mengakui bahwa masih terdapat sejumlah ruas jalan dengan kondisi yang cukup menantang. Pihaknya meminta agar petugas di lapangan melakukan pengawasan maksimal dan memberikan imbauan kepada pemudik untuk selalu berhati-hati.

“Ada beberapa jalur yang kondisinya masih agak sulit dilewati. Ini tentu membutuhkan kewaspadaan ekstra, baik dari petugas maupun para pemudik itu sendiri,” imbuhnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Morowali, Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat. Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik pun diharapkan dapat tiba di kampung halaman dengan selamat, lancar, dan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.

Operasi Ketupat Tinombala 2026 sendiri akan berlangsung selama masa arus mudik dan balik Lebaran dengan mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif, serta didukung penegakan hukum secara humanis.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *