Khabarnews.Id _ Morowali, Sulawesi Tengah – Seorang pekerja tambang yang tertimbun material di Desa Fatufia, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, akhirnya berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan pada Rabu (18/2/2026). Nahas, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan tertimbun saat bekerja.
Peristiwa kecelakaan kerja di tambang tersebut terjadi sekitar pukul 15.15 Wita. Informasi awal diterima petugas dari saksi bernama Askur pada pukul 17.15 Wita yang meminta bantuan evakuasi karena seorang pekerja tertimbun material di lokasi tambang.
“Pada pukul 17.25 Wita, Tim Rescue Pos SAR Morowali berangkat menuju lokasi dengan menggunakan rescue truck serta membawa peralatan SAR pendukung,” ujar Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, S.H., dalam laporan resminya.
Lokasi kejadian berjarak sekitar 58,7 kilometer arah tenggara dari Pos SAR Morowali dengan estimasi waktu tempuh dua jam lima menit. Tim SAR gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian dan evakuasi ini meliputi Tim Rescue Pos SAR Morowali, BPBD, serta masyarakat setempat.
Korban Ditemukan Setelah Proses Evakuasi
Perkembangan terbaru dari tim di lapangan memastikan bahwa satu orang korban berhasil dievakuasi dari timbunan material tambang. Namun, nyawa korban tidak dapat diselamatkan.
“Korban sudah berhasil dievakuasi oleh tim di lapangan. Namun, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” ungkap Rizal.
Setelah proses evakuasi selesai dilakukan, tim SAR gabungan tetap bersiaga di lokasi kejadian untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun material tambang.
“Tim tetap standby untuk memastikan tidak ada lagi korban yang tertimbun dan terus berkoordinasi dengan pihak perusahaan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak perusahaan dan kepolisian setempat masih melakukan investigasi terkait penyebab pasti kecelakaan kerja di tambang tersebut. Identitas korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang.
Kecelakaan tambang di Morowali ini menjadi perhatian serius mengingat kawasan Bahodopi merupakan salah satu sentra pertambangan nikel di Sulawesi Tengah. Pihak berwenang mengimbau seluruh perusahaan tambang untuk meningkatkan prosedur keselamatan kerja guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang.










