KHABARNEWS – Palu, INFO_PAS – Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) beragama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Palu menerima kunjungan pelayanan ibadah dari Gereja BFA Palu yang dilaksanakan di Gereja Oikumene Jemaat Kalvari Lapas Palu, Selasa (04/08/2026).
Ibadah dipimpin oleh Pdt. Gatot P. Susilo, S.Th. sebagai bagian dari program pembinaan kerohanian yang bertujuan memperkuat iman, moral, dan karakter warga binaan selama menjalani masa pidana. Dalam khotbahnya yang mengangkat 1 Yohanes 4:9-10, Pdt. Gatot menyampaikan bahwa kasih Tuhan tidak mengenal batas dan tetap hadir bagi setiap orang. Melalui pengorbanan Yesus Kristus, setiap manusia memperoleh kesempatan untuk diampuni, dipulihkan, dan memulai kehidupan yang baru, termasuk bagi warga binaan.
Kepala Lapas Kelas IIA Palu, Makmur, menyampaikan bahwa pembinaan kerohanian merupakan salah satu program penting dalam membentuk kepribadian warga binaan agar memiliki nilai-nilai spiritual yang kuat sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah, Herman Mulawarman, menegaskan bahwa pembinaan keagamaan merupakan bagian dari proses rehabilitasi yang mendukung terbentuknya warga binaan yang berintegritas, berakhlak, dan siap berintegrasi kembali dengan masyarakat.
Salah seorang WBP yang mengikuti ibadah mengungkapkan rasa syukur atas pelayanan yang diberikan. “Firman Tuhan hari ini mengingatkan saya bahwa kasih Tuhan tetap ada bagi siapa pun, termasuk kami yang sedang menjalani pembinaan. Ini menjadi penguatan dan harapan bagi saya untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh khidmat di bawah pengawasan petugas Lapas Kelas IIA Palu.










