Panen Raya Pemasyarakatan Sulteng Tembus 1 Ton, Bukti Kontribusi Nyata untuk Ketahanan Pangan Nasional

banner 468x60

KhabarNews.Id _ PALU – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah (Kanwil Ditjenpas Sulteng) menorehkan capaian nyata dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Melalui panen raya serentak, jajaran pemasyarakatan di Bumi Tadulako berhasil memanen lebih dari satu ton komoditas pertanian dari berbagai unit pelaksana teknis (UPT) di daerah tersebut.

Kegiatan panen yang menjadi bagian dari Panen Raya Pemasyarakatan Serentak Nasional ini dilaksanakan di Kebun Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Palu, Kamis (15/1/2026). Acara dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sulteng, Bagus Kurniawan, beserta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Secara nasional, panen dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon dan dipimpin Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, serta diikuti virtual oleh seluruh UPT di Indonesia.

Dalam sambutannya, Bagus Kurniawan menegaskan bahwa capaian ini merepresentasikan arah baru pembinaan di sektor pemasyarakatan. “Panen raya ini bukan sekadar simbol, melainkan bukti nyata bahwa pembinaan kemandirian warga binaan mampu berkontribusi langsung pada ketahanan pangan dan memiliki nilai ekonomi. Hasil penjualan dari panen ini akan didonasikan untuk korban bencana alam di Sumatra,” tegas Bagus.

Ia menjelaskan, program pertanian di lapas dan rumah tahanan (rutan) dirancang multifungsi. Selain membekali keterampilan teknis, program ini menanamkan disiplin, etos kerja, dan mempersiapkan reintegrasi sosial warga binaan. “Ini adalah implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian, khususnya penguatan ketahanan pangan berbasis pembinaan,” ujarnya.

Di wilayah Sulawesi Tengah, aktivitas pertanian dilaksanakan pada luas lahan 18.407 meter persegi yang tersebar di 14 UPT. Total estimasi hasil panen mencapai 1.003 kilogram yang berasal dari 12 jenis komoditas pertanian seperti sayuran dan palawija.

“Pencapaian ini membuktikan bahwa pembinaan kemandirian dapat berjalan seragam dan berkelanjutan dengan komitmen serta kolaborasi yang kuat. Ke depan, program ini akan terus kami dorong untuk semakin produktif,” jelas Bagus.

Apresiasi tinggi datang dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah. Gubernur Anwar Hafid, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pangan Provinsi Sulteng Rohani Mastura, menyatakan bahwa kontribusi jajaran pemasyarakatan sangat berarti. “Program ini menunjukkan ketahanan pangan bisa dibangun dari berbagai sektor. Dampaknya ganda: membina warga binaan sekaligus mendukung masyarakat,” ungkap Rohani.

Panen raya ini semakin menegaskan peran strategis Direktorat Jenderal Pemasyarakatan sebagai institusi yang produktif, kolaboratif, dan adaptif. Kontribusi nyata ini selaras dengan upaya pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional dan membangun ekosistem pembangunan yang inklusif.

Humas Kanwil Ditjenpas Sulteng

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *