KhabarNews.Id _ Morowali, 31 Januari 2026 – Kabar gembira bagi 718 mahasiswa penerima beasiswa daerah Kabupaten Morowali. Dinas Pendidikan setempat memastikan dana beasiswa tahap III yang sempat tertunda, akhirnya telah dicairkan dan sebagian besar telah masuk ke rekening masing-masing penerima.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Morowali, Arifin Lakane, mengonfirmasi hal ini pada Sabtu (31/1). Menurutnya, proses transfer telah berjalan. Hanya tersisa sekitar 52 rekening mahasiswa yang masih tertunda karena masalah validitas.
“Alhamdulillah, untuk beasiswa tahap III yang kemarin tertunda sejumlah 718 mahasiswa, dananya sudah masuk. Masih ada sekitar 52 mahasiswa yang rekeningnya terblokir karena tidak valid. Menurut laporan dari pihak bank, insya Allah hari Senin sudah bisa ditransfer,” jelas Arifin.

Total 4.768 Mahasiswa Terima Bantuan
Arifin menambahkan, secara kumulatif dari tahap I hingga III, total penerima beasiswa daerah ini mencapai 4.768 mahasiswa. Setiap mahasiswa mendapatkan bantuan sebesar Rp12 juta, yang ditujukan untuk menunjang biaya pendidikan.
Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, di bawah kepemimpinan Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf dan Wakil Bupati Iriane Iliyas, dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) melalui akses pendidikan tinggi. Beasiswa daerah Morowali bahkan disebut sebagai salah satu yang terbesar di Sulawesi Tengah, baik dari sisi jumlah penerima maupun nilai bantuannya.
Pesan Pemerintah dan Penyederhanaan Sistem ke Depan
Pemerintah daerah berpesan agar dana beasiswa dimanfaatkan secara optimal untuk kebutuhan studi. Mahasiswa diharapkan tetap fokus belajar dan dapat menyelesaikan pendidikan tepat waktu.
Ke depan, Pemkab Morowali berencana menyederhanakan mekanisme program beasiswa agar lebih efisien. “Tahun 2026, insya Allah sistem beasiswa akan dibuat lebih simpel agar prosesnya semakin mudah dan cepat bagi para mahasiswa,” tutup Arifin Lakane.
Dengan terealisasinya pencairan tahap III ini, diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga dan meningkatkan semangat belajar para mahasiswa asal Morowali di berbagai perguruan tinggi.










