Bupati Morowali Tegaskan Kesetaraan Pelayanan: Tak Ada Perbedaan Daratan dan Kepulauan

banner 468x60

KHABARNEWS – Morowali, Sulawesi Tengah – Bupati Morowali, Iksan Baharudin Abdul Rauf, menegaskan komitmennya untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan pelayanan publik di seluruh wilayah Kabupaten Morowali, tanpa membedakan antara kawasan daratan dan kepulauan.

“Tidak ada perbedaan antara kepulauan dan daratan dalam pelayanan maupun pembangunan. Seluruh masyarakat Morowali berhak mendapatkan perhatian, akses, dan kesempatan yang sama dari pemerintah daerah,” ujar Iksan dalam sejumlah kesempatan, termasuk saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Bungku Selatan, Menui Kepulauan, dan Sombori Kepulauan, Jumat (30/1/2026).

Komitmen ini menjadi salah satu prioritas utama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Iriane Iliyas untuk periode 2025–2030. Iksan menargetkan pelayanan dasar di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dapat dirasakan secara merata dalam tiga tahun ke depan.

“Komitmen kami adalah memastikan pembangunan yang merata hingga ke setiap wilayah, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” tegasnya.

Fokus Percepatan Pembangunan di Wilayah Kepulauan

Dalam Musrenbang yang dihadiri Kepala Bappelitbangda Hasyim, para camat, kepala desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat tersebut, Iksan menekankan bahwa pembangunan wilayah kepulauan membutuhkan perhatian ekstra. Beberapa program prioritas yang dicanangkan meliputi:

· Peningkatan pelayanan kesehatan dan pembangunan akses jalan di kawasan kepulauan
· Penataan Pasar Kaleroang serta penggunaan paving block untuk infrastruktur jalan agar lebih awet dan mudah perawatan
· Inovasi budidaya rumput laut di Menui dan Sombori Kepulauan sebagai penguatan ekonomi masyarakat
· Pelayanan administrasi kependudukan seperti pembuatan KTP dapat dilakukan di kecamatan

Target Pemerataan Listrik Tuntas 2027

Salah satu wujud nyata komitmen pemerataan adalah target penyelesaian pemerataan listrik di seluruh wilayah Morowali, baik daratan maupun kepulauan, pada tahun 2027. Iksan menyatakan pemerintah daerah akan memberikan dukungan penuh terhadap program PT PLN dalam mewujudkan target tersebut.

“Prinsipnya, tidak ada perbedaan antara pulau dan daratan, semua akan kita satukan. Target kita, 2027 listrik di kepulauan harus tuntas,” ujarnya.

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Morowali telah mengalokasikan anggaran daerah untuk penyediaan mesin pembangkit listrik guna meningkatkan jam operasional listrik di wilayah kepulauan dari sebelumnya 12 jam menjadi 18 jam per hari, dan ditargetkan mencapai 24 jam penuh ke depan.

Sinergi untuk Morowali yang Maju dan Berkeadilan

Iksan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dalam mewujudkan visi pembangunan Morowali yang lebih maju dan berkeadilan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan menahan anggaran selama menyangkut kepentingan rakyat Morowali.

Dengan pendekatan berbasis wilayah dan perencanaan yang matang, Iksan optimistis Morowali dapat mengalami kemajuan signifikan yang dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat, dari daratan hingga kepulauan.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *