Wakil Ketua DPRD Sulteng Serap Aspirasi di Morowali, Kelangkaan Gas LPG 3 Kg Jadi Sorotan

banner 468x60

KHABARNEWS – Morowali – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Syarifudin Hafid, melakukan kunjungan daerah pemilihan (kundapil) di Kabupaten Morowali. Dalam agenda tersebut, ia menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus berkomitmen mengawal sejumlah persoalan yang menjadi keresahan warga.

Kelangkaan gas LPG bersubsidi 3 kilogram menjadi keluhan paling dominan yang disampaikan warga. Aspirasi ini mengemuka saat Syarifudin Hafid menggelar pertemuan di Desa Uedago, Kecamatan Bungku Barat. Warga mengaku kesulitan mendapatkan gas LPG 3 kg yang menjadi kebutuhan utama rumah tangga sehari-hari.

Menanggapi hal tersebut, politisi Partai Demokrat yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah itu menegaskan akan menyampaikan persoalan ini kepada Bupati Morowali dan Gubernur Sulawesi Tengah agar segera mendapat perhatian serius.

“Saya akan sampaikan kepada Pak Bupati dan Pak Gubernur. Karena dua desa yang saya datangi ini, persoalan yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah gas,” tegas Syarifudin, dikutip dari akun TikTok resminya, Senin (22/6-2026).

Menurutnya, tingginya tingkat konsumsi LPG di Morowali mencerminkan peningkatan aktivitas ekonomi dan menjadi indikator perkembangan daerah. Karena itu, distribusi gas bersubsidi yang tidak merata harus segera dicarikan solusi agar tidak terus membebani masyarakat.

“Morowali ini memang luar biasa. Artinya, salah satu ciri daerah yang sudah maju karena pemakaian gas ini sangat tinggi,” ujarnya.

Dorong Peningkatan Keterampilan Pemuda

Selain mengunjungi Desa Uedago, Syarifudin Hafid juga melaksanakan kundapil di Desa Wata. Dalam kesempatan itu, ia menyoroti tingginya angka pengangguran di Kabupaten Morowali dan Morowali Utara.

Ia mendorong masyarakat, khususnya pemuda dan anggota karang taruna, untuk aktif meningkatkan keterampilan melalui berbagai pelatihan guna menunjang peluang kerja maupun usaha mandiri. Syarifudin bahkan menyatakan kesiapannya membantu memfasilitasi pelatihan yang dibutuhkan.

“Anak-anak karang taruna, bikin kelompok, bikin proposal. Saya akan bantu pelatihannya, mulai dari pelatihan merias wajah, memasak, kalau perlu ada pelatihan MC,” tuturnya di hadapan warga Wata.

Ia berharap aspirasi yang telah disampaikan tidak berhenti pada tahap penyerapan semata, melainkan dapat ditindaklanjuti menjadi program dan kebijakan yang berdampak langsung bagi kesejahteraan warga Morowali dan Morowali Utara.

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *