Bupati Morowali Tegaskan Komitmen: Tidak Akan Merumahkan Tenaga Honorer, Yang Sudah Dirumahkan Dipanggil Kembali

banner 468x60

KhabarNews.Id _ Morowali, 19 Januari 2025 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali di bawah kepemimpinan Bupati Iksan Baharudin Abdul Rauf menyatakan komitmen kuatnya untuk tidak melakukan perumahan terhadap tenaga honorer yang telah lama mengabdi. Pernyataan tegas ini disampaikan Bupati Iksan secara langsung dalam apel umum bersama Aparatur Sipil Negara (ASN) di halaman Kantor Bupati Morowali.

Dalam arahan yang penuh semangat, Bupati Iksan menekankan bahwa dirinya tidak menghendaki kebijakan yang dapat merugikan nasib para honorer, terutama mereka yang masa kerjanya sudah panjang dan menggantungkan hidup pada pekerjaan tersebut.

“Saya ingin sampaikan, persoalan anak-anak honorer, saya tidak mau tahu dan saya tidak ingin mereka dirumahkan. Yang sudah dirumahkan, panggil kembali,” tegas Bupati Iksan di hadapan seluruh peserta apel di Kompleks Perkantoran Fonuasingko, Desa Bente, Bungku Tengah, Senin (19/1).

Lebih lanjut, Bupati mengajak semua pihak untuk realistis menilai kondisi daerah, meskipun Morowali dikenal memiliki potensi besar. “Mana itu daerah kaya? Coba kita cubit diri kita, mana itu kata-kata daerah yang kaya,” ujarnya, seraya mengingatkan tentang pentingnya kebijakan yang berpihak pada rakyat.

Bupati Iksan menegaskan bahwa tenaga honorer tersebut bukanlah pendatang baru. Mereka telah lama berkontribusi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik di Morowali. Oleh karena itu, setiap kebijakan harus mempertimbangkan aspek kemanusiaan dan dampak sosial yang luas.

“Kita pikirkan, ada nasib sekitar 1.000 orang di situ, biarpun ada undang-undangnya. Jadi saya sampaikan, bulan Januari ini saya tidak ingin mereka dirumahkan,” tambahnya.

Komitmen ini menunjukkan pendekatan Pemkab Morowali yang berupaya menyeimbangkan ketentuan peraturan perundang-undangan dengan keadilan serta nilai kemanusiaan. Bupati Iksan menyatakan bahwa pemerintah daerah akan terus berupaya mencari solusi terbaik untuk menyikapi persoalan tenaga honorer secara bijak, adil, dan manusiawi.

Pernyataan Bupati ini disambut dengan perhatian serius oleh seluruh jajaran ASN Morowali. Kebijakan ini menjadi sinyal kuat bagi keberlangsungan kerja dan kesejahteraan ratusan tenaga honorer yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan publik di daerah tersebut

banner 300x250

Related posts

banner 468x60

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *